Sunday, March 24, 2013

Joke Lawas


Tiga mahasiswa Teknik (dari teknik perminyakan, mesin, dan informatika) sedang melakukan perjalanan dengan menaiki mobil. Mobil itu tiba-tiba mogok. Anak perminyak bilang, “kayaknya olinya ni yang nggak bener”. Kalo anak mesin, “wah.. ini sih pasti karburatornya bermasalah”.
Dan anak informatika  bilang, “Udah lah.. mending kita semua keluar dari mobil, tutup pintunya, terus kita masuk lagi dan coba nyalain.”

Monday, March 18, 2013

PEDULI SETAN



Saya sangat peduli dengannya, orang pikir saya gila, tapi saya tetap peduli.
apa artinya nama bukan cerminan pribadi, apa arti gelar bukan tolak ukur paradigmanya.

Nama dia Setan, saya peduli. Tanpa gelar, saya peduli.
tanpa wujud, tanpa menyembah.
Ya, Peduli Setan!

Saturday, December 1, 2012

Pak Susman (Goenawan Mohamad)


Ini salah satu artikel yang gue suka banget dari penulis favorit gue.. Goenawan Mohamad, yang gue baca di bukunya Catatan Pinggir 1, dari warisan bokap (ngembat tepatnya)  hahaha.... okelah enjoy : )



" Pak Susman mengajar geometri untuk SMP Negeri yang dipimpinnya. Ia seorang guru yang akan dikenang para muridnya seumur hidup. Sebab pada suatu hari ia tiba-tiba bertanya: “Untuk apa kamu belajar ilmu ukur?”. Adapun yang ditanyainya adalah murid-murid kelas satu yang kedinginan oleh angin.
Waktu itu hari mendung. Dan seperti setiap hari mendung, kelas di gedung bekas kamar bola Belanda di kota P itu gelap. Dan Pak Susman, dengan mata yang mulai tua tapi berwibawa, nampak kian angker dengan yang pertanyaannya yang mustahil dijawab.
Untuk apa belajar ilmu ukur?

Tapi pak kepala sekolah itu rupanya tahu bahwa anak-anak akan diam. Maka suaranya pun seperti bergumamm, ketika ia menyelesaikan sendiri tanda tanya yang ia lontarkan tadi: “Kamu semua belajar ilmu ukur bukan untuk jadi insinyur. Tapi supaya terlatih berpikir logis, yaitu teratur.”
Lalu, dengan antusiasme mengajar yang khas padanya, ia pun menjelaskan. Suatu soal misalnya menyebutkan hal-hal yang sudah diketahui dari sebuah bangunan geometri. Ada rumus-rumus yang menyimpulkan pelbagai hubungan dalam bangunan seperti itu. Nah, jika anak-anak diminta membuktikan suatu hal dari soal itu, maka mereka harus berpikir secara teratur: dari hal-hal yang sudah diketahui, sampai kesimpulan yang bisa ditarik.

Yang menakjubkan bukan saja ia dapat menjelaskan proses berpikir logis itu dengan gamblang di hadapan sejumlah bocah kedinginan yang berumur 13 tahun. Yang juga mengagumkan ialah bahwa ia, seorang kepala sekolah yang tak dikenal, di sebuah SMP bergedung buruk, dalam sebuah kota yang tak penting, ternyata bisa menanamkan sesuatau yang sangat dalam. Yakni: apa sebabnya tujuan pendidikan sekolah.
Pak susman meninggal kira-kira 20 tahun yang lalu. Seandainya ia masih hidup, dan bertemu dengan bekas muridnya yang lintang-pukang menyiapkan diri untuk ujian SKALU, barangkali ia juga akan bertanya: “Untuk apa semua itu?”
Ya, untuk apa?                                                           

Ada sebuah sandiwara Keagamaan TVRI beberapa waktu yang lalu. Seorang ayah menanyai ketiga anaknya, dengan pertanyaan yang mirip: “Apa cita-citamu? Apa tujuanmu sekolah?”
Yang pertama menjawab: “Saya akan jadi pemilik pabrik paku.” Yang kedua menyahut: “Saya akan jadi rohaniwan.” Yang ketiga berkata: “Saya akan jadi sarjana.”

Jawaban yang pertama, “pemilik pabrik paku.” Adalah spesifik, jelas, terperinci. Jawaban yang kedua juga tak memerlukan tanda tanya baru. Tapi jawaban “Saya akan jadi sarjana” terasa belum selesai. Diucapkan dalam bahasa indonesia masa kini, kata “sarjana” adalah sebuah pengertian yang melayang-layang. Kita tak bisa menyama-artikannya dengan kata scholar. Atau scientist. Arti “sarjana” yang lazim kini tak lain dan tak bukan hanyalah: “lulusan perguruan tinggi.”

Maka jika Anda masuk sebuah perguruan tinggi, karena bercita-cita menjadi “sarjana” , itu samalah kira-kira jika Anda melangkah, karena ingin berjalan. Sudah semestinya.
Kekaburan itu terjadi agaknya bukan Cuma karena kekacauan pengertian “sarajana”. Tapi juga karena sejumlah ilusi. Ilusi yang terpokok ialah ilusi tentang pendidikan sekolah serta tujuannya. Sudah tentu salah bahwa tujuan bersekolah di universitas adalah untuk mendapatakan gelar. Tapi tak kurang salahnya untuk mengira bahwa di universitas orang akan menemukan pusat ilmu, ataupun puncak pendidikan keterampilan.
Seabab bak kata Rasul Tuhan, orang harus mencari ilmu dari buaian sampai ke liang lahad. Dewasa ini para pemikir pendidikan juga berbicara tentang “pendidikan seumur hidup”. Seorang doktorandus, seorang Ph.D., barulah mengambil bekal untuk perjalanan panjang yang sebenarnya. Mereka belum selesai – juga belum selesai bodohnya.
Karena itu seandainya Pak Susman masih hidup, ia pasti akan bilang: “Kamu masuk universitas, itu supaya bisa terlatih berpikir ilmiah.” Itu saja, kalau dapat..... "

                                                                                                                                      19 Agustus 1978

Sunday, September 11, 2011

OSPEK

Ceritanya gue kemaren ikut ospek, dan gue nemuin hal yang bikin gue ketawa kelojotan. gara gara maba yang dari padang di suruh baca panca sila versi minang sama senior.begini isinya :


PAANNNCAAASSIILLLOO !!!!!

ciek...      bintang besegi limo
duo...       rante sepedo
tigo...       pohon beringin banyak hantunyo
ampe'...    banteng gilo
limmo..     kapas pembalut wanito


ahahahah.......parahh men!, dan yg lebih gilanya lagi peserta maba yang di ospek di larang  ketawa sama sekali oleh senior, alesanya gini : " Itu teman kalian dekkkk !!! jangan di ketawain,, harusnya kalian sedihhh! "
Lahhh  -___-

oke gitu aja sih

Friday, August 26, 2011

Terserah......

sebelumnya maap, karena ini cerita gak jelas dan gak berbobot.

Disini gue mau nyeritain pengalaman gue waktu jaman jahiliyah tepatnya waktu gue kelas 3 smp, yak waktu itu gue emang super bego,sampe sampe gue gak bisa bedain yang mana air putih yang mana sunco , dan yang mana saipul jamil yang mana tripang laut .....
udah lupain aje..... karena sampe sekarang gue masih agak bingung.

Balik ke cerita
waktu itu hari sabtu di sekolah lagi istirahat kalo gak salah sekitar jam 09.00 di kelas, gue denger temen temen warnet yang juga temen sekalas  gue pada ngobrol pengen ke jati negara naik kereta tepatnya ke tempat Game master, gara gara char mereka di banded karena memakai cheat, lupakan soal perwarnetan.... gue yang belom pernah pergi naik kereta tanpa ditemenin orang tua, ngerasa penasaran. dan akhirnya gue bilang ke temen'' gue kalo gue juga pengen ikut dengan alasan pengen beli ikan cupang yang emang kebetulan tempat yang mereka tuju deket sama pasar hewan. mereka setuju dan dipastiin kita akan pergi kesana sepulang sekolah.

12.00 bel pulang sekolah gue bunyi , gue nyariin temen-temen gue itu. setelah semuanya udah pada ngumpul. kita langsung jalan kestasiun yang jauh dari sekolah gue -_- , pas udah sampe stasiun gue heran sama temen-temen gue yang kaga pada beli tiket keretanya. kata mereka sih gak usah beli tiket, kalo nanti diperiksa sama petugas di gerbong ngehindar aje. gue agak gak percaya sama temen gue, jadi gue putusin gue beli tiket aje cari aman.

Gak berapa lama kereta yang kita tunggu - tunggu dateng juga. kita langsung masuk semua. ternyata didalem gerbong  sepi. cuma ada beberapa orang, gak sampe 10 orang. kita duduk di kursi yang disedain. sekitar 15 menit kita duduk di kursi , tiba tiba petugas karcisnya dateng, serentak temen'' gue pada buyar tapi tetap dengan gaya yang cool, mereka pergi dengan santai ke gerbong lainnya. biar ada karcis di tangan gue, gue tetep ikutan pindah  juga. gue pindah duduk lesehan deket pintu kreta sama seorang temen gue yang namanya feby. dia udah pro kayaknya kalo urusan yang kayak gini, dia bilang tenang aje, dan bener, petugas karcisnya pun cuma lewat doang tanpa menagih karcisnya, mungkin emang karena tampang gue aja kali yang kayak gembok mesjid. jadi petugasnya males. setelah kejadian tadi gue jadi males buat beli karcis  -_-

Sesampainya di setasiun kita langsung ke tempat tujuan utama yang gak lain ke tempat game master. setelah urusan mereka selesai, mereka nemenin gue ketempat yang jual ikan cupang, sesampainya di penjual ikan cupang , mata gue langsung berbinar binar ngeliat ikan cupang yang bagus bagus disana, sape gak bisa milih gara gara ikannya bagus semua. gue sempet mikir "gimana kalo temen temen gue , gue suruh pulang aje. terus gue tinggal disini aja, hidup bahagia dengan penjual cupang beserta ikan ikan nya". tapi untungnya gue langsung sadar. dan langsung aje beli ikan yang gue mau.

 Setelah semua tujuan dicapai, kita mutusin untuk kembali ke setasiun dan pualng. sialnya pas dijalan menuju setasiun, seorang temen gue nemu tukang jual kaset CD di emperan. temen gue ini langsung aje nyuruh kita berhenti, dia bilang pengen beli CD bokep. entah mengapa seperti ada setan masukin diri kita satu satu. kita ikut aja, dan menghampiri tukang tersebut yang sedang tak ada pembelinnya. dari kita gak ada yang berani ngomong blak blakan, cuma liat liat kaset yang di pajang abangnya, yang emang yang di pajang tuh kaset biasa. tapi ,,,,,seperti ki joko bodo. abang itu tau apa yang dipikiran kita masing masing. dan langsung menawari kaset tersebut. dia bilang ada kaset yang dimaksut di dalam ransel penjual tersebut, suasanpun mencair, temen gue langsung nanya harganya. abangya bilang kalo beli 1 harganya 5ribu tapi kalo beli 3 dikasih 12 ribu aja. kita langsung berunding dan patungan. tapi sayangnya 2 dari ke5 temen gue ini duitnya abis gara'' ngurusin masalah perwarnetan tadi yang cukup lumanyan duitnya. dan setelah disepakati gue dan ke3 temen ini yang patungan. masing masing ngasih 3 ribu biar dapet 3 kaset.

Setelah uangnya terkumpul dan langsung diberikan ke penjual tersebut. si penjual langsung mengambil ranselnya yang berisi kantong pelastik yang sepertinya semua berisi kaset kaset bokep, kelihatan dari bentuk kaset''nya yang semua putih polos tanpa gambar apapun. penjual lalu mengambil 3 kaset dari kantong tersebut secara acak. dan langsung membungkusnya dengan pelastik dengan tergesa gesa. setelah transaksi selesai kita langsung pulang. di dalam kereta kita mediskusikan ke3 kaset tersebut. karena kasetnya cuma ada 3,dan yang patungan ber4  jadi, gue ngalah, lagi pula waktu itu gue lagi gak pengen pengen banget nonton itu film.

Sekitar jam 4 gue sampe di rumah, lanngsung ganti baju dan main lagi ke lapangan deket rumah. gue main bola disana. kira kira jam 1/2 5, gue yang lagi asik main bola di datengin si feby naik sepeda, salah satu temen gue yang megang kaset tersebut yang rumahnya cuma beda RT sama rumah gue. tanpa ada pikiran apa apa, dia yang nunggu di pinggir lapangan langsung aja gue samperin. gue agak kaget pas dia tiba''  ngasih kaset yang tadi siang kita beli, gue kira dia bakal ngasih kasetnya besok besok, eh.... malah sekarang.
gue sempet nanya ke dia gimana isi filmnya, tapi dia malah bilang "udehhh,, nonton aje dulu". sambil cengar cengir. setelah ngasih  itu kaset dia langsung pamit pulang.

Perasaan gue campur sari saat itu juga, gara gara mikirin isi kaset yang ada ditangan gue ini..... langsung aja gue masukin kaset itu ke selipan kancut deket perut biar gak ketauan orang. setelah gue rasa aman, gue langsung pergi ninggalin temen temen gue yang ada dilapangan dan menuju rumah. pas sampe rumah, gue  ngacir ke kamar gue dan dengan sesegera mungkin ngidupin komputer tercinta gue. dengan pikiran yang kemana mana gue uring uringan gara gara nungguin loading komputer yang udah uzur ini.
setelah tapilan windows keluar gue langsung buru buru masukin itu kaset ke CD room. akhirnya muncul juga gambarnya, tapi yang pertama gue liat adalah orang bule yang mukanya agak latin lagi nyanyi nyanyi, dan lagunya gak gue ngerti, tapi lama kelamaan gue nyadar ini nih lagu rohani  salah satu agama, keliatan dari video clipnya. tapi gue gak nyerah, gue mikir positif ini palingan cuma awalnya doang lagu rohani. gue langsung cepetin kasetnya, tapi ternyata sepanjang perjalanannya isi kaset ini hanyalah lagu lagu rohani. gue langsung diem gak bisa ngomong apa apa lagi, nafaspun susah. yang tadinya gue penuh nafsu semangat, saat itu juga gue jadi males ngapa ngapain. bayangin coy,,,,,,yang tadinya gue udah semangat ngebayangin nonton gituan, malah dapet siraman rohani, dan yang paling parahnya lagi siramannya bukan dari agama gue T_T .
ini sama aja kayak pengen liat atraksi lumba - lumba lompat dalam lingkaran api, tapi malah banci yang lompat (oke, gak nyambung).

Dengan sedikit rasa kesel gue sms temen gue, feby yang ngasih kaset itu ke gue. dan ternyata dia malah ngetawain gue. katanya dia kena efek lebih parah, malah dia sempet stroke ringan gara gara kaset tersebut. gue langsung merenung "harusnya gue udah tau kenapa dia cepet cepet ngasih kaset itu ke gue". setelah mikir beberapa kali akhirnya gue ikhlas. huffff.......
hari seninnya gue masuk sekolah, gue tetep penasaran dengan isi dari 2 kaset lainnya yang dipegang temen gue itu. dan kata mereka ternyata isinya sama, malah satu dari kaset itu berisi lagu lagu dangdut. gue sempet bersukur karena gak dapet yang kaset dangdut. hahaha
semenjak saat itu gue gak mau beli kaset tanpa di coba terlebih dulu.
SELESAI
#antiklimaks #bori

Thursday, April 14, 2011

THE MAN WHO CAN'T BE MOVED LYRICS

Going Back to the corner where I first saw you
Gonna camp in my sleeping bag I'm not gonna move
Got some words on cardboard, got your picture in my hand
Saying, "If you see this girl can you tell her where I am?"

Some try to hand me money, they don't understand
I'm not broke I'm just a broken hearted man
I know it makes no sense but what else can I do
How can I move on when I'm still in love with you

'cause if one day you wake up and find that you're missing me
And your heart starts to wonder where on this earth I could be
Thinkin maybe you'll come back here to the place that we'd meet
And you'll see me waiting for you on the corner of the street
So I'm not moving, I'm not moving

Policeman says, "Son you can't stay here"
I said, "There's someone I'm waiting for if it's a day, a month, a year"
Gotta stand my ground even if it rains or snows
If she changes her mind this is the first place she will go

'cause If one day you wake up and find that you're missing me
And your heart starts to wonder where on this earth I could be
Thinking maybe you'll come back here to the place that we'd meet
And you'll see me waiting for you on the corner of the street
So I'm not moving, I'm not moving,
I'm not moving, I'm not moving


People talk about the guy that's waiting on a girl
There are no holes in his shoes but a big hole in his world

Maybe I'll get famous as the man who can't be moved
Maybe you wont mean to but you'll see me on the news
And you'll come running to the corner
'cause you'll know it's just for you
I'm the man who can't be moved

Going back to the corner where I first saw you
Gonna camp in my sleeping bag I'm not gonna move

Wednesday, March 23, 2011

MAMPUS

MAMPUS LU YAN
MAMPUS LU YAN
MAMPUS LU YAN
MAMPUS LU YAN
MAMPUS LU YAN